Friday, July 30, 2010

Istana Langit Studio

Online Architecture Design

Jenis Desain Atap

Posted by Lord Angel On March - 24 - 2009

ADA berbagai bentuk atap, hal tersebut dipengaruhi oleh karakter budaya daerah, era, trend, sejarah, dan masih banyak lagi hal yang membentuknya. Namun dalam memilih atap, perlu dikedepankan soal fungsinya. Atap juga harus memiliki ketahanan terhadap perubahan cuaca. Selain kemampuan memenuhi fungsinya, dalam memilih desain atap perlu juga dipertimbangkan pula soal estetika. Atap dapat dikatakan baik jika memenuhi tiga hal, yaitu: komposisi, skala, dan keindahan itu sendiri.

Atap Pelana - Merupakan atap yang dianggap paling aman. Pemeliharaannya simpel, dan mudah dideteksi jika terjadi kebocoran. Biaya pembuatannya pun paling murah, dibanding bentuk-bentuk atap lainnya.Atap pelana terdiri atas dua bidang miring yang ujung atasnya bertemu pada satu garis lurus. Pertemuan tersebut, biasa disebut dengan bubungan. Kemiringannya bisa diatur, antara 30-45 derajat. Sedangkan, tepi bawah bidang atap, disebut tepi teritis yang biasanya di sinilah dipasang talang air.

Atap Perisai - Merupakan penyempurnaan dari bentuk atap pelana. Terdiri atas dua bidang atap miring, yang berbentuk trapesium. Tepi atasnya bertemu pada satu garis (bubungan). Dua bidang atap lainnya berbentuk segi tiga, dengan kemiringan yang biasanya sama. Bentuk atap ini tampak cantik, seperti joglo. Namun ada kelemahannya, yaitu mudah bocor dan retak. Penggunaan banyak kayu sebagai sambungan, membutuhkan biaya lebih mahal dari atap pelana.

Atap Sandar - Biasa disebut atap tempel. Umumnya terdiri atas dua bidang atap miring. Bagian tepi atasnya, bersandar atau menempel pada tembok bangunan. Rumah dengan bentuk atap sandar, biasanya merupakan tambahan. Misalnya ingin menambah bangunan baru, di samping bangunan lama.

Atap Datar - Modelnya berupa bidang datar memanjang horizontal. Seringkali dipakai untuk atap teras di depan pintu masuk. Sebagian bahkan digunakan untuk membuat taman, di atap rumah.Atap datar adalah yang paling sulit perawatannya, terutama masalah kebocoran. Oleh karena itu pengecorannya tidak bisa sembarangan. Perlu biaya yang lumayan mahal. Selain itu, atap datar tidak memiliki rongga ruang di bawahnya. Sehingga, membuat suhu udara ruangan di bawahnya terasa panas.

Yang kami sampaikan di atas merupakan desain standar dari atap, dan kita masih dapat bereksplorasi dalam menentukan desain seperti apa untuk atap rumah kita. (isla)

1 Response

  1. bad credit loans Said,

    Hi!!! istanalangit.com is one of the most excellent innovative websites of its kind. I take advantage of reading it every day. Keep it that way.

    Posted on December 30th, 2009 at 3:50 pm

Add A Comment

Elemen Fengshui

Posted by Lord Angel
May-14-2009 I

Feng Shui Ruang Kerja

Posted by Lord Angel
Mar-24-2009 I

Feng Shui

Posted by Lord Angel
Mar-13-2009 I

Rumah Sudut “L”

Posted by Lord Angel
Feb-16-2009 I